Pages

Dasa Dharma Pramuka

Kedai

www.raff29.wordpress.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 17 November 2011

SAKA TELEMATIKA

Dengan telah dibentuknya Saka Telematika di Kwarda Jawa Barat, ini merupakan angin segar bagi anggota Pramuka yang hobi dibidang tersebut. Satuan Karya ini bekerjasama dengan Telkom. Dan telah di tanda tangani nota kesepahaman atau MOU, Telkom yang diwakili oleh Dir.Konsumer, I Nyoman G. Wiryanata dan Ketua Pramuka Kwarda Jabar Kak Dede Yusuf.

Anggota Pramuka tidak lagi gaptek, namun sayangnya sosialisasi SAKA tersebut kurang begitu meluas. Sehingga banyak Anggota Pramuka tidak mengetahui keberadaan Satuan Kaya tersebut. Gugus Depan Rover Scout 09.149 - 09.150 begitu tertarik untuk dapat mengadakan kegiatan SAKA TELEMATIKA, namun masih belum tahu prosedurnya. Sebagian besar anggota kami dalam kegiatan sehari-hari berhubungan dengan teknologi Informasi dan komunikasi. Ada yang bekerja di Video editing, broadcasting, Film maker,  penjaga warnet dll. Sangat tepat rasanya kalau kami berada di tengah-tengah keluarga Besar SAKA TELEMATIKA.

Berikut ini sebagai bahan Sharing, kami berikan sedikit tutorial sederhana untuk membuat Kalender dengan menggunakan Corel X4, selanjutnya adik-adik dapat memodifikasi kalender tersebut menjadi lebih bagus.


HOW TO MAKE SCOUT CALENDER ?

1.       Buka corel x4
2.       Klik file klik new (ctrl N)
3.       Klik rectangle tool, kemudian buatlah kotak dengan ukuran 21 x 29
4.       Klik tools, klik macros, klik run macros



 Klik di macros in pilih calender wizard(calender wizard.gms)
Klik run, pilih tahun 2012, pilih layout year: image + 12 small ( bottom )

Untuk pengeditan jenis huruf , warna , ukuran, untuk Nama Bulan klik small header – title. Sedangkan Untuk Hari Klik small header – header
Untuk melihat hasil pengeditan klik expand, jika dirasa sudah cukup klik generate hingga muncul notification dan klik OK. Klik Close.

  Untuk memasukkan gambar kita bisa meng import file jpg/bmp/tif/png, kemudian klik effect – klik powerclip – klik pleace inside container - kemudian arahkan arah panah sambil klik.
Untuk membuat teks kita gunakan teks tool ( F8)
Selanjutnya kita bisa berkreasi sendiri sesuai dengan imanjinasi kita
Seperti contoh di bawah  ini :





Selasa, 06 September 2011

Permohonan Maaf

Mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk Kakak-kakak yang telah memesan VCD FTV Kala Sandi Berkata baik melaui youtube.com, raff29wordpress.com, roverscoutjaya.blogspot.com atau pramukanet.org. sampai saat ini kami belum menemukan sistem pendistribusian yang tepat. dan Bagi Kakak yang telah mengirimkan sejumlah uang ke nomor. rekening kami, sampai saat ini Tgl 06 September 2011, rekening kami belum mendapatkan tansferan uang dari manapun. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan bagi kakak yang mempunyai saran atau pendapatnya, kami sangat menunggu agar pendistribusian VCD trsebut tidak mengecewakan semua pihak. Terimakasih.

Kamis, 25 Agustus 2011

In Memoriam "Kala Sandi Berkata " 2010


Ini adalah video cuplikan FTV Kala Sandi BErkata. Namun Sayang Film itu tak pernah kemana-mana dan tak menjadi apa-apa. Video ini juga sekedar mengenang Almarhumah Kak Hj. Yuyun dan Almarhum Kak Agus ( Papap ) yang telah pergi meninggalkan kita semua...............Maafkan kami Kak....!!!

Sabtu, 13 Agustus 2011

SAMBUTAN KWARNAS PADA HUT PRAMUKA Ke-50

SAMBUTAN
KETUA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
PADA
PERINGATAN HARI PRAMUKA KE- 50
14 AGUSTUS 2011


Yang terhormat,
Kakak-kakak Ketua Mabida dan Mabicab Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Ketua Kwarda, Kwarcab dan Kwarran Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pelatih, Pembina, Pamong dan Instruktur Gerakan Pramuka,
Adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,

Salam Pramuka,

Marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam keadaan sehat walafiat untuk memperingati Hari Pramuka ke 50 atau Tahun Emas yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2011. Tema peringatan ulang tahun emas Gerakan Pramuka tahun 2011 ini adalah “Pramuka Penyelamat Generasi Muda”.

Selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, perkenankanlah saya pada kesempatan yang berbahagia ini menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka ke 50 kepada segenap keluarga besar anggota Gerakan Pramuka di manapun berada. Semoga peringatan Hari Pramuka ke 50 ini, dapat memacu kita untuk lebih memajukan Gerakan Pramuka.

Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati,

Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah berjalan selama lima tahun, dengan tujuan utamanya adalah untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka, dalam lima tahun ini memang telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun demikian, bersamaan dengan itu, harus diakui pula bahwa tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka dan juga oleh kaum muda Indonesia, juga makin bertambah berat. Gerakan Pramuka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.

Sesunggunyalah pada dewasa ini, Gerakan Pramuka serta generasi muda di Indonesia banyak menghadapi pelbagai masalah. Masalah dan ataupun tantangan yang dimaksud antara lain adalah masih tingginya angka putus sekolah, sulitnya mendapatkan pekerjaan, maraknya tindakan kriminalitas yang melibatkan generasi muda, rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orang tua dan para guru, perubahan gaya hidup yang menjurus pada perilaku tidak sehat, meningkatnya perilaku merokok pada usia muda, makin tingginya konsumsi narkoba dan zat adiktif, serta makin meningkatnya pergaulan bebas yang berakibat pada terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi di kalangan generasi muda, tentu saja sangat memperihatikan kita semua.

Untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa depan, pelbagai masalah dan atau tantangan yang dihadapi tersebut, tentu saja harus segera dapat ditanggulangi. Disinilah menjadi penting peranan Gerakan Pramuka. Sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda, Gerakan Pramuka memang dapat berbuat banyak.

Sejarah memang telah mencatat besarnya peranan anggota dan organisasi Pramuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada masa-masa awal kebangkitan nasional, para anggota Pramuka (kepanduan) mempunyai peranan besar dalam membangkitkan semangat kebangsaan. Pada sekitar tahun 1920-an para anggota Pramuka (kepanduan) berperan besar dalam menggalang semangat persatuan. Untuk kemudian, pada masa-masa awal kemerdekaan, para anggota Pramuka (kepanduan) berperan besar dalam menggelorakan semangat bela negara.

Pada saat ini, di era pembangunan nasional, yang berhadapan dengan makin kompleknya pelbagai masalah dan ataupun tantangan, adalah harapan bersama kiranya Gerakan Pramuka dapat berkiprah dalam turut mensukseskan pembangunan nasional tersebut. Utamanya dalam turut mengatasi pelbagai masalah dan atau tantangan kaum muda. Pramuka dan Gerakan Pramuka harus dapat berperan sebagai penyelamat Generasi Muda.

Kakak-Kakak dan adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan yang berperan melengkapi pendidikan formal bagi generasi muda, sejak dicanangkannya revitalisasi pada tahun 2006 lalu, terus menerus membenahi diri. Pada saat ini dengan telah terbitnya Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, tentu saja upaya pembenahan diri tersebut harus semakin ditingkatkan.

Hasil yang dicapai, sejauh ini, cukup menggembirakan. Minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak makin meningkat. Bersamaan dengan itu pelbagai kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan. Untuk tercapainya visi dan misi yang dimiliki, yakni mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan, pelbagai keberhasilan ini tentu saja harus dapat dipertahankan dan bahkan harus dapat lebih ditingkatkan pada masa depan.

Kakak-kakak dan adik-adik keluarga besar Gerakan Pramuka yang saya hormati,

Untuk terwujudnya visi dan misi Gerakan Pramuka, saya mengajak kepada semua pihak agar dapat secara terus-menerus dan bersama-sama mengibarkan panji-panji Gerakan Pramuka. Pada saat ini ditengah banyaknya kemelut yang dihadapi bangsa dan negara, tekad untuk terus mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa harus dapat ditingkatkan.

Untuk ini peranan Gerakan Pramuka adalah penting. Karena Gerakan Pramuka, sebagai satu lembaga pendidikan yang menghimpun pelbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan, jelas merupakan suatu instrumen yang andal dalam mempersatukan bangsa dan negara. Sesungguhnyalah, salah satu peran utama yang diharapkan dari Gerakan Pramuka, adalah sebagai perekat bangsa.


Kakak-Kakak dan adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Pembentukan karakter yang tangguh bagi generasi muda merupakan hal yang amat penting dan bahkan menentukan nasib bangsa dan negara di masa depan. Kita juga telah sering mendengar perlunya generasi muda memiliki kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif serta mampu bekerja keras. Namun pada kenyataannya, kondisi yang kita hadapi sekarang, karena pengaruh pelbagai faktor, terutama globalisasi, kemajuan teknologi informasi serta telekomunikasi, menunjukkan hal yang sebaliknya .

Pada saat ini, sadar atau tidak, nilai-nilai asing, langsung maupun tidak langsung, telah memberi banyak pengaruh negatif kepada generasi muda Indonesia. Pada saat ini, suka atau tidak, harus diakui, banyak generasi muda yang mulai kurang peduli terhadap masalah-masalah kebangsaan. Rasa cinta terhadap tanah air serta kesediaan untuk membela negara, tampak semakin rendah. Pada saat ini, suka atau tidak, harus diakui bahwa banyak generasi muda Indonesia yang telah tidak peduli lagi dengan sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa.

Untuk mengatasinya, sekali lagi sangat diperlukan keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan kepramukaan. Karena sesungguhnyalah salah satu kewajiban setiap anggota Gerakan Pramuka, sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Bapak Pramuka Dunia, Baden Powell, disamping ditujukan terhadap Tuhan (duty to the God), terhadap sesama (duty to others) dan terhadap diri sendiri (duty to self), juga yang terpenting adalah terhadap tanah air, bangsa dan negara (duty to country)

Kakak-Kakak dan adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Setelah lima tahun revitalisasi Gerakan Pramuka dicanangkan, dan pada saat ini ditambah dengan telah terbitnya Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, tampak kedudukan dan peranan Gerakan Pramuka makin bertambah kokoh. Tentu saja untuk terlaksanya pelbagai kegiatan yang dimilikinya, diperlukan dukungan yang kuat dari pelbagai pihak. Revitalisasi Gerakan Pramuka yang inti pokoknya adalah mengaktifkan kembali Gugusdepan diseluruh Indonesia, tidak akan terlaksana apabila tidak mendapat dukungan dari orang tua, masyarakat dan pemerintah.

Dalam kaitan ini adalah harapan bersama, kiranya para orang tua, melalui Komite Sekolah, dapat berperan aktif mendukung Gugusdepan Gerakan Pramuka berbasis sekolah. Selanjutnya adalah harapan besama pula kiranya, masyarakat, melalui Perangkat Desa dan jajarannya, dapat mendukung Gugusdepan Gerakan Pramuka berbasis komunitas. Untuk kemudian kedua Gugusdepan ini, kiranya mendapat dukungan yang penuh dari pemerintah, sebagaimana yang tercantum dalam UU No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Pasal 36 ayat c UU No 12 tahun 2010 menyebutkan Pemerintah dan Pemerintah daerah bertugas membantu ketersediaan tenaga, dana dan fasilitas yang diperlukan untuk pendidikan kepramukaan

Kakak-Kakak dan adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Dalam kesempatan yang baik ini perkenankanlah saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu perkembangan Gerakan Pramuka. Ucapan terima kasih ini, terutama saya sampaikan kepada pemerintah dan masyarakat, yang selama ini telah banyak membantu Gerakan Pramuka. Ucapan terima kasih yang sama juga kami sampaikan kepada para orang tua, para guru, dan para relawan pramuka, yang selama ini tanpa mengenal lelah, selalu berada di depan, memajukan Gerakan Pramuka.

Akhirnya semoga yang kita lakukan bersama senantiasa diridhoi oleh Allah SWT.

Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia
Terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Pramuka,


Jakarta, 14 Agustus 2011

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Ketua,




Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH

Kamis, 21 April 2011

Pembentukan Gugus Depan Komunitas Rover Scout 09.149 - 09.150

Kepramukaan sebagai gerakan pendidikan pada jalur pendidikan non formal merupakan bagian tak terpisahkan dari system pendidikan dalam menyiapkan anak bangsa menjadi kader bangsa yang berkualitas baik moral, mental, spiritual, intlelektuan, emosional, maupun fisik dan keterampilan.
Gerakan Pramuka yang diresmikan berdirinya pada tanggal 14 Agustus 1961 merupakan kesinambungan gerakan kepanduan nasional Indonesia yang bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi yang dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, bertanggungjawab serta mampu mengisi kemerdekaan Indonesia
Kepramukaan pada hakekatnya adalah suatu proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak muda, dibawah tanggungjawab anggota dewasa, yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan sekolah dan keluarga, dengan tujuan, prinsip dasar dan metode pendidikan tertentu.
Gerakan Pramuka adalah suatu gerakan pendidikan untuk kaum muda, yang bersifat sukarela, nonpolitik, terbuka untuk semua, tanpa membedakan asal-usul, ras, suku dan agama, yang menyelenggarakan kepramukaan melalui suatu sistem nilai yang didasarkan pada Satya dan Darma Pramuka.
Mengacu pada hal-hal tersebut, Roverscout berusaha untuk menjadi wadah generasi muda yang sudah tidak terikat dengan instansi formal serta tidak ternaungi oleh organisasi kepramukaan yang sudah ada. 
Gugus Depan menjadi pangkalan paling depan untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Di sanalah tempat ditempanya kader-kader pramuka yang dipersiapkan sebagai penerus tampuk kepemimpinan di Negara ini.
            Roverscout yang berdiri sejak tahun 1994 adalah perkumpulan para pemuda yang selalu berkecimpung dalam dunia kepramukaan. Berkumpul, berbagi pengalaman, berkreasi, serta membantu kegiatan – kegiatan kepramukaan. Dari lapangan ke lapangan lainnya menjadi kegiatan rutin bagi roverscout, “Ikhlas Bhakti Bina Bangsa” menjadi pemacu langkah kami di kepramukaan.
            Kini, dengan disahkannya Undang – Undang Gerakan Pramuka. Roverscout ingin dijadikan suatu wadah yang bisa menyelenggarakan Pendidikan Kepramukaan. Mewujudkan tekad kami untuk bisa mengabdi demi kemajuan NKRI melalui Gerakan Pramuka.

1.      NAMA
Roverscout adalah komunitas pemuda pramuka yang sudah tidak terikat oleh instansi formal.

2.      ASAS
Roverscout berasaskan Pancasila

3.      DASAR
a.       Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka
b.      Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 Tentang Gerakan Pramuka
c.       Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 Tahun 1961 Tentang Penganugerahan Pandji kepada Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana
d.      Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
e.       Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 Tahun 2009 Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

4.      ARAHAN
Arahan pola pembinaan :
a.       Pelaksanaan pembinaan kepribadian, watak, dan budi pekerti yang luhur.
b.      Tersedianya anggota dan kader-kader yang mampu menjadi Pembina Mahir dan Pelatih Pembina Pramuka
c.       Adanya kader yang mempunyai bekal pengetahuan, wawasan, kecakapan, yang dijiwai dengan sikap dan kepribadian yang luhur serta mental yang kuat.
d.      Adanya kader dan pimpinan Gerakan Pramuka yang berwawasan kebangsaan, dan kemasyarakatan.
e.       Adanya Kader yang kreatif, inovatif dan berwirausaha
5.      TUJUAN
Tujuan pola dan mekanisme pembinaan :
a.       Meningkatkan peranan dan fungsi Gerakan Pramuka di lingkungan masyarakat
b.      Meningkatkan pelaksanaan dan pengamalan Pancasila di lingkungan masyarakat melalui Gerakan Pramuka.
c.       Meningkatkan kualitas, kreativitas, aktivitas dan profesionalitas generasi muda dengan senantiasa dilandasi nilai-nilai patriotisme.
d.      Meningkatkan kualitas kader pramuka dengan jalinan kerjasama  
e.       Membentuk kader gerakan pramuka dan kader pembangunan yang berwatak ksatria dan berbudi luhur serta kuat mental dan tinggi rasa kebersamaannya.


STRUKTUR ORGANISASI




Pembina                                      : Wawan Setiawan, S.Pd
Ketua Dewan Roverscout           : A.R. Affandi
Sekretaris 1                                 : Jahidin
Sekretaris 2                                 : Zaenal Ambiya
Bendahara 1                                : Teuku  Moh Fahrurrodzie
Bendahara 2                                : Nana Nurdiana
Bidang - Bidang
Bidang Kajian Kepramukaan      : Didin Chaerudin
                                   Anggota  :  Naripudin
Bidang Kegiatan Kepramukaan  : Yoga Sandi Mulya
                                   Anggota  : Alan Nurdiansyah
                                                      Ali Wantoso
                                                      Dede Sulaeman
                                                      Moch Sunandar, S.Kom     
Bidang Pengabdian Masyarakat : Asep Yana
                                  Anggota    : Hilman Fauzi
                                                     Uju Junaedi
                                                     Hanggara BP
Evaluasi & pengembangan          : Bai Sabarudin
         Anggota    : Ucup Supriyadi

Langkah yang selalu dibarengi kitri dihati, lahir dari bongkahan tanah lapang. Roverscout mengucap janji dan tekad menjadi suatu wadah bagi generasi muda dengan menyelenggarakan Pendidikan Kepramukaan. Semoga dengan terbentuknya Gugus Depan Roverscout merupakan hal positif bagi Gerakan Pramuka Indonesia.

Minggu, 07 November 2010

New Trailer Kala Sandi Berkata


SINOPSIS : Kejujuran itu penting, meski kadang kejujuran itu pahit dan menyakitkan. Pesan moral itulah yang ingin disampaikan dalam film ini. Kehidupan Risma begitu samar, ia tinggal bersama adiknya Tria dan seorang tukang Kebun bernama Mang Sarma. Ia hanya tahu bahwa ibunya dulu sewaktu Risma kecil selalu menengoknya setiapkali ia berulang tahun. Namun sejak ia beranjak dewasa. Ia tak pernah lagi melihat sosok ibunya. Kegelisahannya itu selalu ia tuangkan dalam buku harian yang ia tuliskan dengan menggunakan sandi kotak. Kerinduannya terhadap sosok tersebut ia lampiaskan dalam kegiatan kepramukaan. Ia menemukan keceriaan, kebahagiaan bersama teman-temannya di kegiatan Pramuka. Namun setiap kali ia kembali ke rumah, ia selalu menemukan kemuraman tentang siapa Tria dan siapa Mang Sarma sebenarnya. Risma mempunyai seorang teman spesial bernama Arya. Ia menemukan sosok ayah dan kakak dalam diri Arya. Suatu saat, Risma mengalami kebimbangan. Ia harus memilih antara kegiatan pelantikan Pramuka, dengan menunggu adiknya yang bisu di rumah. Semula ia hendak menitipkan Tria pada Arya, namun kepercayaannya hilang ketika mengetahui Arya dekat dengan seorang perempuan bernama Susie. Risma akhirnya memutuskan untuk menitipkan Tria pada Mang Sarma. Dalam perjalanan Pelantikan, Sangga Risma terjebak Badai kabut dan salah satu anggotanya jatuh ke dalam jurang. Di saat-saat panik seperti itu tiba-tiba Risma melihat sosok Tria disela-sela kabut tanpa mempedulikan teman-temannya ia mengikuti Tria dan tersesat di dalam hutan. Sementara Itu Rully, Jaka, Chipay dan Nuri panik mengetahui Risma menghilang hingga mereka melupakan bendera Merah Putih yang telah mereka dapatkan susah payah sebagai tanda bisa mengikuti pelantikan. Diakhir cerita mereka bisa kembali mendapatkan bendera merah putih dengan segala perjuangannya dan juga berhasil menemukan RISMA dan berkat kepiawaian RISMA dalam menerjemahkan sandi ia juga berhasil mengetahui rahasia keluarganya selama ini.
Film ini bertema petualangan dengan misi membangkitkan nasionalisme, Kejujuran mengungkap rahasia, dan perdamaian yang kian pudar terutama di generasi muda.
ALUR :
a. Tahap Perkenalan tokoH : Menit pertama hingga menit ke 15 film mulai mengenalkan tokoh RISMA, MANG SARMA, TRIA, ARYA
b. Permulaan Konflik : Konflik di awali dengan kerinduan RISMA terhadap sosok orang tua yang ia lampiaskan pada kegiatan pramuka, Rasa sayangnya pada adik satu-satunya membuat ia bimbang ketika menghadapi kegiatan pelantikan. Ia tak tega meninggalkan TRIA yang bisu sendirian di rumah sementara MANG SARMA si tukang kebun sering meninggalkan rumah untuk mengobati pasien-pasiennya. Ia sengaja mencari-cari alasan untuk tdk mengikuti kegiatan kepramukaan. Ia tidak ingin keadaan keluarganya diketahui orang banyak termasuk ARYA. Namun karena keadaan akhirnya ia mengajak ARYA untuk datang ke rumahnya dan bermaksud menitipkan TRIA padanya, namun ketika RISMA tahu ARYA sering berduaan dengan wanita lain, ia mengurungkan niatnya.Akhirnya ia menitipkan TRIA pada MAng SARMA yang merupakan awal puncak konflik film ini.
c. Puncak Konflik : TRIA diculik oleh sosok yg tdk dikenal, Risma hilang, Jaka terjatuh, Bendera Merah putih hilang, Sangga Rully & Hilmantersesat.
d. klimaks : Sangga Rully dan Hilman menemukan gubuk yg dihuni oleh seorang Dukun yg ternyata adalah Mang Sarma
e. Ending : Mang sarma diketahui sebagai ayah dari Risma, Mang Sarma akhirnya terbunuh oleh anak buah orang yang ia santet, Risma ditemukan dan mengetahui bahwa ARYA adalah kakak tirinya.
KARAKTER :
a. RISMA : Gadis usia 16 tahun, tinggi, cantik, introvert. Ia menyembunyikan kesuraman asal-usul keluarganya dari orang lain dan ia menemukan kehidupannya di Pramuka
b. TRIA : Gadis usia 13 tahun, cantik, bisu, Adik Risma, ia menguasai finger spelling sebagai alat komunikasinya
c. MANG SARMA, 40 tahun, rambut panjang menyeramkan, berwatak keras dan pendendam dan memiliki sumber kesaktian berupa ikat kepala. Awalnya ia di ketahui sebagai tukang kebunnya RISMA namun d ending cerita ia adalah ayah RISMA sebenarnya
d. ARYA, 20 Tahun, Mahasiswa, Ganteng,Sedikit introvert, tidak suka terhadap ibu tirinya. Di akhir cerita diketahui bahwa ia adalah akakak tiri Risma

Selasa, 31 Agustus 2010

Salam Pramuka

Banyak Pramuka yang belum mengetahui tentang tata cara menyampaikan Salam Pramuka. Umumnya di Kwartir Cabang Kabupaten Kuningan banyak ragam dan cara dalam menyampaikan Salam Pramuka ada yang mengepalkan tangan, mengacungkan tiga jari sebagai tanda Tri Satya. Belakangan ini Admin baru mengetahui perkembangan terbaru tentang Tata Cara Melakukan Salam Pramuka. Berawal dari sebuah kritik terhadap Thriller FTV Kala Sandi Berkata yang kami terima di www.pramukanet.org  kami langsung mencari beberapa referensi dan ingin kami bagikan kepada Kakak-Kakak Anggota Pramuka di Kwartir Ranting Kecamatan Ciawigebang khususnya dan Kwartir Cabang Kabupaten Kuningan Pada Umumnya.

Salam Pramuka adalah perwujudan dari penghargaan seseorang Pramuka kepada Pramuka lainnya. Biasanya salam pramuka diberikan dengan memberikan hormat sambil meneriakkan "Salam pramuka!" yang diberi salam akan menjawab dengan meneriakkan "Salam!" sambil menghormat juga.

Fungsi salam pramuka

Salam untuk melahirkan disiplin, tata tertib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat ke dalam maupun ke luar, yang hanya dapat dicapai dengan adanya saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan secara tertib, sempurna dan penuh keikhlasan.

Macam salam pramuka

Salam pramuka digolongkan menjadi 3 macam:

Salam biasa

Yaitu salam yang diberikan kepada sesama anggota Pramuka. Siapa yang melihat dulu dialah yang harus memberi salam terlebih dahulu tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat, tua maupun muda. Salam tersebut dapat diberikan sambil berjalan, sedang duduk, naik sepeda ataupun kendaraan. Jadi tidak harus berdiri.

Salam hormat

Yaitu salam yang diberikan kepada seseorang atau sesuatu yang kedudukannya lebih tinggi.
Untuk salam hormat diberikan kepada :
  • Bendera kebangsaan ketika dikibarkan atau diturunkan dalam suatu upacara.
  • Jenazah yang sedang lewat atau akan dimakamkan.
  • Kepala Negara atau wakilnya, Panglima tinggi, para duta besar, para menteri dan pejabat lainnya.
  • Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Salam janji

Yaitu salam yang dilakukan ketika ada anggota Pramuka yang sedang dilantik. Pemberian salam pramuka dilakukan ketika dilakukan pengucapan janji yaitu Tri Satya atau Dwi Satya. Salam janji juga diberikan pada saat pengucapan janji Trisatya dalam acara Ulang Janji.

Cara memberikan salam pramuka

  • Posisi siap, tangan kiri lurus ke bawah tangan kanan diangkat pada pelipis, posisi telapak tangan miring, telapak tangan terbuka, punggung tangan di bagian atas.
  • Ketika membawa tongkat; tongkat diangkat dengan tangan kanan dan tangan kiri melintang di depan dada.
  • Untuk salam penghormatan kepada Bendera merah putih, ketika membawa tongkat, tongkat di pindah ke tangan kiri, dengan ujung tongkat masih tetap di depan kaki kanan, dan tangan kanan diangkat pada pelipis, seperti pada posisi ketika tidak membawa tongkat.
  • Dalam keadaan yang tidak memungkinkan (dalam keadaan duduk atau di atas kendaraan), salam pramuka dapat diberikan hanya dengan mengangkat tangan pada pelipis sambil mengucapkan "Salam Pramuka" dan tanpa perlu berdiri.

Senin, 16 Agustus 2010

HUT PRAMUKA Ke 49


KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA


SAMBUTAN
KETUA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
PADA
PERINGATAN HARI PRAMUKA KE 49 TAHUN 2010
 14 AGUSTUS 2010


Yang terhormat,
Kakak-kakak Ketua Mabida dan Mabicab Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pimpinan Kwarda, Kwarcab dan Kwarran Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pelatih dan Instruktur Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pembina Gugusdepan,
Adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Salam Pramuka,

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam keadaan sehat walafiat untuk memperingati Hari Pramuka ke 49 pada tanggal 14 Agustus 2010.

Selaku Pimpinan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, perkenankanlah saya pada kesempatan yang berbahagia ini menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka ke 49 kepada segenap keluarga besar Gerakan Pramuka di manapun berada.

Semoga peringatan Hari Pramuka kali ini dapat mendorong Gerakan Pramuka untuk lebih meningkatkan kontribusinya dalam upaya membentuk karakter kaum muda yang baik sebagai calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan.

Kakak-kakak dan adik-adik sekalian yang saya banggakan,

Meskipun data lengkap tidak dimiliki, namun harus diakui sejak beberapa tahun terakhir ditemukan gejala semakin lunturnya  semangat dan rasa kebangsaan di kalangan kaum muda yang dapat dilihat antara lain dari rendahnya solidaritas sosial, menipisnya semangat bela negara serta semakin berkurangnya pemahaman kaum muda terhadap sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa.

Bersamaan dengan itu ditemukan pula pelbagai masalah yang terkait dengan semakin menurunnya akhlak dan pekerti kaum muda, seperti menipisnya sifat kejujuran, kurangnya sikap santun terhadap orang yang lebih tua, kurang menghargai pendapat orang lain, penyelesaian masalah dengan cara kekerasan, ingin menang sendiri serta tidak menerima kekalahan.

Ditemukannya dua masalah ini tentu saja tidak meggembirakan. Sejarah telah menunjukkan bahwa keruntuhan suatu bangsa dimulai dengan menurunnya semangat dan rasa kebangsaan serta semakin lunturnya akhlak dan pekerti kaum muda.

Rapuhnya sendi-sendi yang menopang sebuah bangsa ini sangat terkait dengan ketidak berhasilan kita melaksanakan upaya pembentukan watak dan karakter kaum muda. Padahal telah sama diketahui bahwa kaum muda sebagai bagian dari komponen bangsa sangat rentan terhadap pelbagai perubahan yang terjadi pada tata nilai dan budaya bangsa.

Untuk mengatasi masalah yang amat merisaukan ini, menjadi sangat penting peranan pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter bagi kaum muda. Dewasa ini Pemerintah memang sedang bekerja keras melaksanakan pelbagai kegiatan  untuk membangun karakter bangsa guna menjamin keberhasilan pembangunan masyarajat, bangsa dan negara, yang antara lain mempercayakannya kepada Gerakan Pramuka.

Dalam kaitan ini, saya yakin dan percaya bahwa peranan Gerakan Pramuka sangat strategis dan penting. Pendidikan nilai-nilai yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka akan menjamin terbentuknya watak, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda.

Kakak-kakak dan adik-adik sekalian yang berbahagia,

Revitalisasi Gerakan Pramuka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan bagi generasi muda di Indonesia, telah berjalan selama empat tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk mengaktifkan kembali Gugusdepan sebagai ujung tombak Gerakan Pramuka, untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka, dalam empat tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan.

Secara bertahap, tetapi pasti, Gugusdepan kembali aktif melaksanakan kegiatannya. Secara bertahap, tetapi pasti citra dan kinerja Gerakan Pramuka tampak main membaik. Minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak makin meningkat. Bersamaan dengan itu pelbagai kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan. Untuk tercapainya visi dan misi Gerakan Pramuka, yakni mempersiapkan kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan, pelbagai keberhasilan ini tentu harus dapat dipertahankan dan bahkan semakin lebih ditingkatkan.

Hakekat dasar pendidikan kepramukaan adalah meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan yakni Satya dan Darma Pramuka oleh seluruh peserta didik, sehingga mereka dapat dipersiapkan menjadi kader pimpinan bangsa yang tangguh pada masa depan.

Dalam kerangka mempersiapkan generasi muda yang seperti ini, diperlukan keberadaan dan eksistensi Gerakan Pramuka yang solid. Dalam kaitan ini ditetapkannya tema peringatan HUT Gerakan Pramuka ke 49 pada tahun 2010 ”Satu Pramuka untuk Satu Indonesia” adalah sangat tepat. Diharapkan dengan tema ini, kita semua dapat menjaga persatuan dan kesatuan organisasi Gerakan Pramuka. Dapat meningkatkan motivasi dan bakti kita untuk lebih memajukan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya wadah pendidikan kepramukaan di Indonesia. Dapat memperkuat dan memantapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya mitra Pemerintah yang tangguh dalam mendidik dan membentuk karakter kaum muda melalui pendidikan kepramukaan untuk Indonesia yang lebih baik pada masa depan.

Kakak-kakak dan adik-adik sekalian  yang saya cintai,

Pada kesempatan memperingati Hari Pramuka ke 49 ini perkenankanlah saya atas nama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan bagi perkembangan dan kemajuan Gerakan Pramuka. Ucapan terima kasih ini terutama kami sampaikan kepada Bapak Presiden dan kepada bapak-bapak/ibu-ibu Menteri, serta kepada bapak-bapak/ibu-ibu Gubernur serta bapak-bapak/ibu-ibu Bupati/Walikota di seluruh Indonesia, Tanpa bantuan bapak-bapak/ibu-ibu semua, tidak mungkin Revitalisasi Gerakan Pramuka dapat dilaksanakan.

Selanjutnya kepada Pimpinan dan anggota DPR RI kami amat mengharapkan kiranya dapat membantu mempercepat serta memperlancar proses pembahasan Rancangan Undang-Undang Gerakan Pramuka sehingga secepatnya dapat disahkan menjadi  Undang-Undang Gerakan Pramuka. Undang-undang yang memantapkan satu Gerakan Pramuka untuk satu Indonesia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankanlah pula saya mengajak kakak-kakak anggota dewasa Gerakan Pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam mendidik generasi muda yang berkarakter.

Kepada para Pimpinan Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka dan para Pembina Pramuka di seluruh Indonesia saya menghimbau untuk kiranya kita dapat secara bersama-sama meningkatkan kualitas gugusdepan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa.

Kepada adik-adik anggota Pramuka di seluruh Indonesia, saya menyampaikan rasa bangga. Sangatlah tepat adik-adik memilih Gerakan Pramuka sebagai kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, karena mengikuti sekolah formal saja tidak cukup mengingat sangat terbatas waktu untuk mempelajari berbagai pengetahuan dan ketrampilan yang akan menjadi bekal hidup dikemudian hari. Untuk hasil yang optimal dalam pembentukan watak, kepribadian dan akhlak mulia, adik-adik perlu menambah dan meningkatkan wawasan serta pemahaman, antara lain dengan mengikuti pendidikan nilai-nilai melalui Gerakan Pramuka.

Semoga upaya yang kita lakukan senantiasa mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.
Jayalah Pramuka, dan Jayalah Indonesia.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Pramuka,

                                                            Jakarta, 14 Agustus 2010

                                                 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
                                                                        Ketua,
           
                                                   Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH

Senin, 02 Agustus 2010

LAUNCHING FTV Kala Sandi Berkata


GP PRODUCTION GALI POTENSI FILM DI KUNINGAN
LAUNCHING FTV “ KALA SANDI BERKATA”
Oleh DEDEN RIJALUL ULUM ( Wartawan Radar Kuningan )

Wadah produksi FTV rupanya bukan hanya di Ibu Kota saja. Di Kuningan pun, wadah kreasi semacam itu sudah muncul dengan menamakan dirinya GP ( Gempita Persada ) Production. Kabarnya, GP Production telah memproduksi lima FTV. Bagaimana kiprahnya ?

            Minggu kemarin ( 1/8) di GOR Ewangga, film kelima produksi GP Production itu dilaunching. Film yang digarap selama enam bulan tersebut berjudul “ Kala Sandi Berkata “ Temanya lain dari biasanya yang melulu percintaan. Film kali ini bertema pendidikan terutama menceritakan aktivis Pramuka.
            “ Kita beralih ke eksklusif tema pendidikan yakni Pramuka. Melalui film ini kami menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk meningkatkan nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Jelas Pimpinan Produksi, Herman DX didampingi Koordinator Marketing, Hanggara BP di sela-sela acara.
            Herman yang ketika itu bersama penasehatnya Agus wardono, SE, MBA dan Agus S. Wiryadinata mengatakan, film yang dibintangi Riyke Rahmawati dan Rezza Aditya tersebut layak ditonton oleh generasi muda, sebab pesan yag disampaikannya positif guna membangkitkan semangat nasionalisme generasi penerus bangsa.
            Terlebih kata dia, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs. H. Dadang Supardan M.Si yang menghadiri acara tersebut memberikan support yang begitu besar. Ia mendorong agar diselenggaraan bedah film di sekolah-sekolah.
            Hadir dalam acara launching, selain Dadang juga Kepala Bakesbang Polinmas H. Yeddi Chandra SH MH. Hadir pula Kepala Disparbud Drs. Nana Sugiana Msi, para pemerhati film dan juga Sutradara senior H. Maman Firmansyah. Tak lupa produser Nining Hardinigsih pun hadir.
            Herman menyebutkan, Sutradara film KSB ini adalah Wawan R dengan penulis Skenario AR Affandi. Film tersebut melibatkan lebih dari 100 orang pemain dengan pemeran utama Riyke Rahmawati dan Rezza Aditya. Semuanya merupakan orang Kuningan dengan lokasi syuting di Kuningan.
            “ Kita akan talkshow di RCTV berkaitan dengan film KSB ini nanti, “ kata dia.
            Menceritakan film sebelumnya yang telah dibuat, sebagian besar bertemakan cinta. Salah satunya masuk lima besar kategori film Budaya di Bandung. Judul film tersebut yakni “ Cinta di akhir Seren Taun “ yang sebentar lagi tayang di TVRI.
            “ Empat Film yang telah kami buat itu antara lain Mawar Terakhir di Kaki Bukit, Cinta Hanyalah Cinta, Sang Perawan dan Tuna Wisma serta Cinta Diakhir Seren TAun.” Sebutnya.
            “ Sejarah pembuatan film-film tersebut, kata Herman diilhami banyaknya prestasi yang diraih pemuda-pemudi Kuningan. Terutama di bidang seni seperti modeling, Mojang Jajaka dan lainnya. Sehingga dari situ pihaknya bersama rekan lainnya berkomitmen untuk mengangkat potensi-potensi tersebut.(*)